Potensi Genetik Plasma Nutfah Pinang di Propinsi Jambi

WARTA PERKEBUNAN – Pinang (Areca catechu) termasuk famili Palmaceae dimanfaatkan sebagai bahan baku industri farmasi. Pinang tersebar di semua wilayah Indonesia, namun penyebaran terbesar dan sekaligus sebagai daerah pengekspor biji pinang terdapat di Pulau Sumatra antara lain propinsi Aceh dan Jambi. Sementara daerah lain masih terbatas untuk konsumsi lokal.

Propinsi Jambi sebagai sentra penyebaran pinang terbesar di Indonesia memiliki potensi keragaman genetik plasma nutfah pinang yang luas, selain untuk sumber daya genetik dalam rangka program pemuliaan tanaman juga dapat dikembangkan untuk peningkatan kesejahteraan petani.

Hasil eksplorasi dan identifikasi menghasilkan 5 aksesi pinang yang potensial, yaitu Betara-1,Betara 2, Muara Sabak Timur-1, Muara Sabak Timur-2, dan Muara Sabak Timur-3. Sebagai tanaman perkebunan rakyat, tanaman pinang perlu dikembangkan potensi genetiknya dengan memanfaatkan kelima aksesi pinang tersebut sebagai sumber benih pinang unggul.

(\Miftahorachman, Balit Palma Manado).

Sumber : Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri Vol. 18, Nomor 3, Desember 2012

Selengkapnya klik disini