-

Kalender Kegiatan

Photo dan Video

Database Perkebunan

Statistik Pengunjung

   

Banner

Update Terakhir: Monday 21 April 2014
Tiga Kebijakan Kementerian Pertanian dalam menyediakan bahan baku bioenergi, yaitu (1) kebijakan jangka pendek: pengembangan/intensifikasi komoditas yang sudah ditanam secara luas, antara lain kelapa sawit, kelapa, tebu, sagu, dan ubikayu, (2) kebijakan jangka menengah: yakni pengkajian dan pengembangan komoditas potensial penghasil bioenergi, antara lain kemiri sunan, jarak pagar, nyamplung, aren, dan nipah, dan (3) kebijakan jangka panjang: pemanfaatan biomassa limbah pertanian (generasi kedua)

Kemiri Sunan di AITIS 2014

15 April 2014

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian berpartisipasi pada kegiatan promosi perdagangan dan investasi bertaraf internasional yang dilaksanakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta. Kegiatan bertajuk Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) 2014 mempertemukan pelaku bisnis dalam dan luar negeri, dengan para pengambil kebijakan di daerah dan juga dengan pelaku bisnis di Kabupaten. (lagi…)

Aren Genjah Kutai Timur

11 April 2014

BERITA PERKEBUNAN – Aren (Arenga pinnata, MERR) termasuk jenis tanaman palma yang serbaguna dan tersebar pada hampir seluruh wilayah  Indonesia. Tumbuh pada ketinggian 0-1500 meter di atas permukaan laut. Aren juga dapat dibudidayakan sebagai tanaman sela dan reboisasi untuk konservasi lahan, tanpa menimbulkan persaingan dengan tanaman pangan lainnya. (lagi…)

Pinang Betara, Varietas Unggul Pinang Pertama di Indonesia

10 April 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Perkebunan pinang di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi menyebar   di sembilan kecamatan dari sepuluh kecamatan yang ada di daerah Tanjung Jabung Barat. Dengan total luas areal perkebunan pinang 8.309,5 hektar (total luas pinang Provinsi Jambi 17.969 ha) dengan produksi pada tahun 2008 mencapai 12.266 ton biji keringper tahun. (lagi…)

Palm Wine dari Nira Aren

8 April 2014

Palm wine atau anggur palma adalah anggur yang diproses dari nira aren  sebagai bahan baku, kemudian difermentasi  menggunakan mikroba ragi roti ataupun kultur murni Saccharomyces cereviceae dan S. ellipsoides. Sebagai bahan baku palm wine dibutuhkan nira segar (belum difermentasi) dengan kemasaman (pH) 6,0-7,0. (lagi…)

Keragaan Awal 10 Klon Karet di Kebun Percobaan Pakuwon Sukabumi

7 April 2014

WARTA PERKEBUNAN – Tanaman karet (Hevea brasiliensis Muel Arg) memerlukan kondisi tanah dan iklim tertentu untuk dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan lateks yang optimal. Bila lingkungan tumbuh tidak mendukung, maka pertumbuhan tanaman akan terhambat. (lagi…)

Pinang Betara, Varietas Unggul Pinang Pertama di Indonesia

10 April 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Perkebunan pinang di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi menyebar   di sembilan kecamatan dari sepuluh kecamatan yang ada di daerah Tanjung Jabung Barat. Dengan total luas areal perkebunan pinang 8.309,5 hektar (total luas pinang Provinsi Jambi 17.969 ha) dengan produksi pada tahun 2008 mencapai 12.266 ton biji keringper tahun. (lagi…)

Varietas Unggul Rami

14 Maret 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Rami semula dikembangkan di daerah dataran tinggi walaupun sebenarnya rami juga dapat dikembangkan di dataran rendah terutama yang memiliki fasilitas pengairan. Kendala pengembangan rami adalah panjangnya rantai proses penyeratan sampai menjadi serat siap pintal. Proses yang panjang ini menyebabkan rami bukan sebagai “cash crop”, walaupun harga serat rami lebih tinggi dari harga serat kapas. (lagi…)

Varietas Unggul Jarak Kepyar

10 Maret 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Tanaman jarak kepyar tumbuh baik pada tanah ringan, yakni lempung berpasir, cukup mengandung bahan organik dan mempunyai drainase serta aerasi baik dengan pH 5 – 6,5. Tanaman jarak kepyar tidak tahan genangan air walaupun hanya beberapa hari, selain itu juga tidak tahan pada tanah berkadar garam tinggi. Tanaman ini toleran terhadap kondisi kering sehingga tersebar pada areal bercurah hujan rendah yaitu 300 – 700 mm/tahun dengan ketinggian 5 – 450 m dpl. (lagi…)

Varietas Unggul Kopi Arabika

6 Maret 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Varietas unggul Kopi Arabika yang sudah dihasilkan yaitu Kopi Arabika Varietas Andungsari 1, Varietas Kopi ArabikaKartika 1, Varietas Kopi Arabika Kartika 2, Varietas Kopi Arabika Abesinia 3, Varietas Kopi Arabika S 795, dan Varietas Kopi Arabika USDA 762. Adapun karakteristik dari masing-masing varietas kopi sebagai berikut : (lagi…)

Varietas Unggul Kelapa

5 Maret 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Varietas unggul Kelapa yang sudah dihasilkan dan sudah dilepas sebagai varietas unggul nasional yaitu: Kelapa Genjah Kuning Bali, Kelapa Genjah Kuning Nias, Kelapa Genjah Salak, Kelapa Dalam Takome, Kelapa Dalam Sawarna, Kelapa Dalam Palu, Kelapa Dalam Tenga, Kelapa Dalam Bali), Kelapa Dalam Mapanget, Kelapa Dalam Kima Atas, Kelapa Dalam Rennel, Kelapa Dalam Lubuk Pakam, Kelapa Dalam Banyuwangi. (lagi…)

Jamu Ternak Anti Koksi untuk Unggas

28 November 2013

BERITA PERKEBUNAN – Koksidiosis atau berak darah merupakan suatu penyakit parasit yang disebabkan oleh Eimeria tenella yaitu dengan cara menyerang saluran pencernaan dan radang yang hebat. Penyakit koksi dapat menyebabkan mortalitas, menghambat masa bertelur dan juga menurunkan berat badan. Eimeria menyerang ayam pada umur 3 – 4 minggu dan kematian tertinggi terjadi pada hari ke 4 dan ke 6 setelah infeksi.

(lagi…)

Jamu Ternak Fermentasi Peningkat Imunitas

27 November 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Jamu ternak hasil fermentasi yang terdiri dari campuran tanaman temu-temuan, sambiloto, sirih dan bawang memiliki aktivitas sebagai imunomodulator dan bersifat anti virus pada manusia. Salah satu penyakit yang dapat menimbulkan kerugian besar karena membunuh jutaan ternak unggas adalah penyakit flu burung yang disebabkan oleh virus Avian Influenza. (lagi…)

Produksi Bioetanol Generasi II dari Biomassa Tebu

26 November 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Dewasa ini dunia menghadapi masalah serius penurunan cadangan energi. Keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) terjadi karena bahan baku fosil sudah mulai habis. Akibatnya pemerintah memangkas subsidi BBM dan melakukan penghematan energi serta berupaya mencari bahan bakar alternatif yang terbarukan seperti bietanol. (lagi…)

Minyak Goreng Sehat

2 Oktober 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Buah kelapa Genjah sampai saat ini hanya dimanfaatkan dalam bentuk kelapa muda untuk dikonsumsi sebagai kelapa segar dan bahan baku produk berbasis kelapa muda seperti klapertaart dan selai kelapa. Buah kelapa tua apabila diolah menjadi kopra akan ditolak oleh industri pengolah minyak kelapa. Kandungan galaktoman dan fosfolipida yang tinggi pada daging buah kelapa Genjah memberikan sifat kenyal, sehingga tidak sesuai sebagai bahan baku pada industri minyak yang melakukan pengolahan minyak kelapa cara kering. (lagi…)

Bio-Aditif

23 September 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Dalam rangka partisipasi dalam program penghematan bahan bakar minyak (BBM), Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO), Puslitbang Perkebunan, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian telah melakukan penelitian dan pengkajian pembuatan formula untuk menghemat BBM (bensin dan solar). Bahan penghemat tersebut bernama Bio Aditif BBM dan terbuat dari bahan alam minyak atsiri. (lagi…)

Kompor Sumbu Minyak Jarak Pagar

23 Agustus 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Kompor Sumbu menggunakan Minyak Jarak Pagar (Crude Jatropha Oil) 100%. Dimensi ukuran 28 x 28 x 27 cm dengan jumlah sumbu 20 buah. Kapasitas tangki 1,8 liter minyak dengan konsumsi bahan bakar 138 ml/jam. (lagi…)

Mesin Pemecah Buah/Kapsul Jarak Pagar

22 Agustus 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Prinsip kerja mesin ini adalah pengupasan kulit buah akibat gesekan buah-buah didalam ruang diantara silinder yang berputar dengan kecepatan tertentu dengan konkaf. Mesin pemecah buah/kapsul jarak pagar Tipe Balittas 02 kapasitas 300 kg/jam. Mesin ini dilengkapi dengan separator sehingga biji-biji jarak pagar hasil pengupasan relatif sudah bersih dari kulit buah, gagang, atau kotoran lainnya. Dengan demikian biji yang diperoleh utuh 100%, tidak terdapat biji pecah atau luka karena pengupasan. (lagi…)

Alat Pengolahan Biofuel Secara Filtering

21 Mei 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat pengolahan yang digunakan adalah alat filtering yang menggunakan membran dengan berbagai ukuran. Proses filtering dari crude CO (minyak kelapa kasar atau minyak kopra) dilakukan dalam satu tahap, dengan membran adalah unit inti dari proses filtrasi.  Komponen peralatan terdiri dari: Vegetable Oil Filter, Dust Remover, Pompa Filter, Kompressor, Control Box dan Frame. Berat alat  35 kg dan kapasitas olah 16 liter/jam. (lagi…)

Penyerat sabut sistem Drum Tunggal

7 Mei 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat penyerat sabut mekanis sistem Drum Tunggal, kapasitas olah: 400 sabut/ jam atau 240 kg sabut/jam. Komponen peralatan terdiri atas: (a) Motor penggerak dengan daya 23-26 Hp, dengan dilengkapi starter electric untuk memudahkan starternya mesin.  Pemasukan bahan olah ke dalam drum penyerat melalui corong pemasukkan dalam bentuk potongan sabut. Alat penyerat sabut ini kapasitas olah cukup tinggi dan praktis pengoperasiannya.  Sebelum diproses, sabut  direndam dalam air sampai jenuh untuk menghindari terputusnya serat dan debu sabut berterbangan di sekitar unit pengolahan.

 

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma

Pengepres Santan Mekanis Sistem Skru

29 April 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat ini, dengan komponen alat yang kontak dengan bahan olah menggunakan stainless steel, sedangkan rangka dan komponen lain yang tidak kontak langsung dengan bahan olah menggunakan besi biasa, kapasitas olah 250-300 butir/jam. Komponen peralatan terdiri atasi: (a) Motor penggerak dengan daya 4,0-5,0 Hp dan unit pelambat putaran sehingga  rotasi  poros silinder pengepres menjadi 30-50 rpm, (b) Unit pengepres,  dirancang dalam susunan potongan besi dalam bentuk silinder, jarak antar potongan stainless steel besi berkisar 1,0 mm, dan ulir berbentuk kerucut yang terpasang pada poros. Bahan yang akan dipres dimasukkan kedalam unit pengepres melalui corong pemasukkan, santan dan ampas akan keluar  terpisah. (lagi…)

Petunjuk Teknis Pembenihan Tanaman Cengkeh (Euegenia aromaticum)

4 Oktober 2013

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Tanaman cengkeh dapat diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif. keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perbanyakan generatif lebih mudah dilakukan dengan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi, akan tetapi benih yang dihasilkan belum tentu sama dengan sifat induknya. Perbanyakan vegetative relatif lebih sulit dan masih dalam proses penyempurnaan penelitian. (lagi…)

Serba-Serbi Pemangkasan Kakao di Lapangan

11 Juli 2013

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Produktivitas tanaman kakao petani masih sangat rendah, hanya mencapai 600 kg/ha/tahun, padahal produktivitas di perkebunan swasta dan negara mencapai 800-900 kg/ha/tahun. Rendahnya produktivitas kakao masyarakat disebabkan oleh beberapa hal antara lain, tidak menggunakan klon unggul, serangan hama dan penyakit serta penerapan teknik budidaya yang belum sesuai. Salah satu teknik budidaya yang belum diterapkan hampir disemua tempat di Kabupaten Aceh Timur adalah pemangkasan tanaman kakao dengan baik, karena dianggap pemangkasan tanaman akan merusak tanaman dan menurunkan hasil. (lagi…)

Seleksi Buah yang akan Dijadikan Benih dan Bibit Kelapa Kopyor

4 Juli 2013

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Penanganan benih/bibit yang baik, akan menentukan keberhasilan pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa kopyor yang dikembangkan secara alami. Setelah diperoleh pohon induk kelapa kopyor sebagai sumber benih, dilakukan pemanenan  buah untuk memperoleh benih.. Seleksi buah untuk benih didasarkan pada kriteria umur  buah,  dan kondisi fisik buah. (lagi…)

Tanaman Kopi

29 Juni 2013

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Kopi (Coffea spp) adalah spesies tanaman berbentuk pohon yang termasuk dalam famili Rubiaceae dan genus Coffea. Secara alami tanaman kopi memiliki akar tunggang sehingga tidak mudah rebah. Tetapi akar tunggang tersebut hanya dimiliki oleh tanaman kopi yang bibitnya berupa bibit semaian atau bibit sambungan (okulasi) yang batang bawahnya merupakan semaian. Tanaman kopi yang bibitnya berasal dari bibit stek, cangkokan atau bibit okulasi yang batang bawahnya merupakan bibit stek tidak memiliki akar tunggang sehingga relatif mudah rebah. (lagi…)

Tanaman Kakao

22 Juni 2013

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Kakao edel atau yang dikenal dengan kakao mulia (Java Cacao)  merupakan kakao yang sudah lama dikembangkan di Indonesia. Jenis kakao ini memerlukan teknik budidaya yang intensif sehingga kakao mulia hanya dibudidayakan oleh Perusahaan Perkebunan Negara yang saat ini terbatas di usahakan oleh PTPN XII di Jawa Timur. Kakao mulia memeiliki citarasa yang sangat baik sehingga kakao ini sangat diperlukan oleh para konsumen, dipasaran dunia edel cacao sangat diminati dan dengan harga yang sangat tinggi. (lagi…)

Infotek Perkebunan Vol. 5 No. 12, 2013

19 Pebruari 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Info Tek Perkebunan, Media Bahan Bakar Nabati dan Perkebunan. Diterbitkan setiap bulan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. (lagi…)

Infotek Perkebunan Vol. 5 No. 11, 2013

12 Pebruari 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Info Tek Perkebunan, Media Bahan Bakar Nabati dan Perkebunan. Diterbitkan setiap bulan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. (lagi…)

Jurnal Littri Puslitbang Perkebunan Vol. 19 No. 4, 2013

9 Pebruari 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – JURNAL PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI, merupakan publikasi ilmiah primer yang memuat hasil penelitian komoditas perkebunan yang belum dimuat pada media apapun, diterbitkan empat kali setahun oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. (lagi…)

Infotek Perkebunan Vol. 5 No. 10, 2013

5 Pebruari 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Info Tek Perkebunan, Media Bahan Bakar Nabati dan Perkebunan. Diterbitkan setiap bulan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. (lagi…)

Infotek Perkebunan Vol. 5 No. 9, 2013

29 Januari 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Info Tek Perkebunan, Media Bahan Bakar Nabati dan Perkebunan. Diterbitkan setiap bulan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. (lagi…)

Muhammad Syakir, Dr. Ir. MS.

6 Maret 2013

Peneliti Madya bidang Agronomi , Puslitbang Perkebunan

Tempat/tgl. Lahir : Watampone, 17 Nopember 1958

Bidang Keahlian : Agronomi

email : criec@indo.net.id

 

(lagi…)

Bambang Prastowo, Prof(R).Dr.Ir.

6 Maret 2013

Peneliti Utama dan Profesor Riset bidang Mekanisasi Pertanian, Puslitbang Perkebunan

Tempat/Tanggal Lahir :Yogyakarta, 30 April 1952

Bidang keahlian : Mekanisasi Pertanian

email : bprastowo@gmail.com (lagi…)

Elna Karmawati, Prof(R). Dr. Ir. MS.

6 Maret 2013

Peneliti Utama dan Profesor Riset bidang Statistik Pertanian dan Entomologi, Puslitbang Perkebunan

Tempat/Tanggal Lahir : Bogor, 5 September 1955

Bidang Keahlian : Statistik Pertanian dan Entomologi

e-mail: karmawati@yahoo.com (lagi…)

Deciyanto Soetopo, Prof(R). Dr. Ir. MS.

6 Maret 2013

Peneliti Utama dan Profesor Riset Bidang Hama dan Penyakit Tanaman, Puslitbang Perkebunan

Bidang Keahlian : Hama dan Penyakit Tanaman

 

e-mail: deciyantos@yahoo.com

(lagi…)

Sabarman Damanik, Dr.Ir., M.Si.

6 Maret 2013

Peneliti Utama Bidang Analisis kebijakan Pertanian Sosial Ekonomi Serta Kajian bidang lingkungan, Puslitbang Perkebunan (lagi…)

Highlight

Institusi

Kementerian Pertanian
Badan Litbang
Pusat Penelitian
UPT Lingkup Puslitbangbun
UPT Lainnya
BPTP
Institusi Lain